D4 Perpustakkan Digital & D4 Desain Mode

Universitas Negeri Malang

Probolinggo

Batik Probolinggo

Sejarah Batik Probolinggo

Batik Probolinggo adalah salah satu warisan budaya Indonesia yang memiliki karakteristik unik dan mencerminkan kekayaan budaya masyarakat Probolinggo. Sejarah batik di Probolinggo diperkirakan mulai berkembang pada era kerajaan-kerajaan Nusantara, meskipun baru mendapatkan perhatian lebih besar pada abad ke-20. Kegiatan membatik pada awalnya dilakukan oleh kaum perempuan sebagai bagian dari tradisi keluarga dan berlangsung dalam lingkup domestik. 

Batik Probolinggo

Jenis Jenis Batik Probolinggo

Batik Probolinggo

Motif Angin Gending

Filosofi dan Makna : Motif Angin Gending asal Probolinggo memiliki filosofi yang mendalam terkait dengan keseimbangan hidup dan ketahanan. Nama “Angin Gending” diambil dari fenomena angin khas di wilayah Gending, Probolinggo, yang dikenal kuat dan membawa perubahan alam.

Ciri Khas Motif : Motif Angin Gending dari Probolinggo memiliki ciri khas yang unik dan mencerminkan dinamika alam serta karakter masyarakat setempat. Pola utamanya berupa alur-alur melengkung atau berliku yang menggambarkan pergerakan angin khas daerah Gending, menciptakan kesan dinamis dan penuh energi. 

Sejarah Motif Motif Angin Gending berasal dari daerah Gending, Probolinggo, dan memiliki sejarah yang erat kaitannya dengan kehidupan masyarakat setempat. Nama “Angin Gending” sendiri merujuk pada angin yang sering bertiup di daerah tersebut, yang dianggap memiliki kekuatan alam yang mempengaruhi kehidupan. Sejak zaman dahulu, masyarakat Gending telah menggunakan motif ini dalam seni batik sebagai simbol dari dinamika kehidupan, yang dipengaruhi oleh pergerakan angin.

Batik Probolinggo

Motif Sulur Pao

Filosofi dan Makna Motif Sulur Pao merupakan salah satu motif khas Probolinggo yang diangkat dari kota Probolinggo sebagai kota penghasil mangga. Kata sulur berarti merambat dan Pao adalah mangga dari bahasa Madura.

Ciri Khas Motif Ciri khas motif sulur pao adalah bentuk sulur atau ranting yang melingkar dan merambat, sering kali dihiasi dengan detail daun atau bunga. Motif ini memiliki pola yang melengkung dengan kesan dinamis, mencerminkan pertumbuhan dan keharmonisan dalam kehidupan. 

Sejarah Motif : Sejarahnya berkaitan dengan filosofi kehidupan yang terus berkembang, di mana motif ini mencerminkan hubungan manusia dengan alam dan nilai kebersamaan. Dulu, motif ini sering digunakan dalam upacara adat dan simbol keindahan serta ketekunan. 

Batik Probolinggo

Motif Buketan

Filosofi dan Makna : Motif ini menggambarkan rangkaian bunga yang tersusun rapi, mencerminkan keharmonisan antara manusia dan alam. Buketan juga melambangkan kebahagiaan, harapan, dan kehidupan yang penuh warna. Sebagai simbol kecantikan alam, motif ini mengajarkan nilai-nilai tentang keselarasan, pertumbuhan, dan keabadian dalam kehidupan. 

Ciri Khas Motif : Motif buketan memiliki ciri khas berupa rangkaian bunga yang tersusun rapi dan indah, mencerminkan keindahan alam. Motif ini sering menampilkan bunga-bunga yang berwarna cerah dan beragam, dengan pola yang teratur dan simetris. 

Sejarah Motif Motif buketan dalam batik memiliki sejarah yang erat kaitannya dengan tradisi seni batik Indonesia yang kaya akan simbolisme dan makna. Seiring waktu, motif ini semakin populer dalam berbagai jenis batik, baik di kalangan masyarakat adat maupun di kalangan para pengrajin batik. 

Scroll to Top