D4 Perpustakkan Digital & D4 Desain Mode

Universitas Negeri Malang

Ponorogo

Batik Ponorogo

Sejarah Batik Ponorogo

Batik Ponorogo berakar dari tradisi kerajaan Majapahit dan Mataram, digunakan untuk acara adat dan simbol status sosial. Pada masa kolonial, batik menjadi komoditas dengan pewarnaan alami khas lokal. Inspirasi dari kesenian Reog Ponorogo, seperti motif Merak dan Barong, memperkuat identitasnya. Setelah kemerdekaan, batik Ponorogo berkembang menjadi usaha rumahan dengan motif khas seperti Merak Reog dan Pring Sedapur. Kini, batik ini menjadi warisan budaya yang dikenal luas, dikembangkan dalam berbagai bentuk modern, dan menjadi kebanggaan masyarakat Ponorogo.

Batik Ponorogo

Jenis Jenis Batik Ponorogo

Batik Ponorogo

Motif Lesoeng Ponorogo

Filosofi : Motif Lesoeng Ponorogo melambangkan kerja keras, gotong royong, dan kesederhanaan masyarakat agraris Ponorogo dalam menjaga tradisi dan budaya lokal. 

Ciri Khas Motif : Motif Batik Lesoeng Ponorogo menampilkan lesung, alu, dan padi dengan desain geometris sederhana serta warna alami seperti cokelat dan hitam, mencerminkan tradisi agraris dan kesan klasik khas Ponorogo. 

Sejarah : Batik Lesoeng Ponorogo terinspirasi dari lesung dan alu sebagai simbol gotong royong masyarakat agraris. Dikembangkan oleh pengrajin untuk melestarikan nilai tradisional, batik ini menggunakan pewarnaan alami dan pola sederhana, menjadi representasi identitas Ponorogo yang mencerminkan kerja keras dan solidaritas. 

Batik Ponorogo

Motif Merak Ponorogo

Filosofi : Batik Merak Ponorogo melambangkan keindahan, kemegahan, dan keberanian, terinspirasi dari burung merak dalam kesenian Reog Ponorogo. 

Ciri Khas Motif : Ciri khas Batik Merak Ponorogo adalah motif burung merak dengan detail bulu yang indah, sering menggunakan warna-warna cerah seperti hijau, biru, dan kuning, mencerminkan kemegahan dan keanggunan. 

Sejarah : Batik Merak Ponorogo terinspirasi dari burung merak yang menghiasi kesenian Reog Ponorogo. Motif ini mulai berkembang untuk menggambarkan keindahan dan kemegahan budaya Ponorogo, menjadi simbol kebanggaan masyarakat dan warisan budaya yang terus dilestarikan. 

Batik Ponorogo

Motif Piring Sedapur

Filosofi : Batik Pring Sedapur Ponorogo melambangkan kekuatan, kesederhanaan, dan kebersamaan, terinspirasi dari pohon bambu yang tumbuh berdampingan.

Ciri Khas Motif : Ciri khas Batik Pring Sedapur Ponorogo adalah motif bambu yang simetris dan rapi, menggambarkan kekuatan, kesederhanaan, serta keharmonisan. 

Sejarah : Batik Pring Sedapur Ponorogo terinspirasi dari pohon bambu yang tumbuh berdampingan, mencerminkan nilai kebersamaan dan kekuatan. Motif ini mulai berkembang untuk menggambarkan keharmonisan dalam masyarakat Ponorogo dan menjadi simbol penting dalam budaya lokal. 

Scroll to Top