D4 Perpustakkan Digital & D4 Desain Mode

Universitas Negeri Malang

Mojokerto

Batik Mojokerto

Sejarah Batik Mojokerto

Sejarah batik Mojokerto berakar dari tradisi batik di Jawa Timur yang memiliki ciri khas tersendiri, dipengaruhi oleh kebudayaan Majapahit yang pernah berpusat di wilayah ini. Mojokerto yang merupakan bagian dari kerajaan Majapahit memiliki hubungan erat dengan perkembangan seni dan budaya batik di Jawa Timur. Pada masa kejayaannya, batik di Mojokerto dipengaruhi oleh kerajaan-kerajaan besar seperti Majapahit yang mengintegrasikan berbagai unsur budaya lokal dan Hindu-Buddha. 

Batik Mojokerto

Jenis Jenis Batik Mojokerto

Batik Mojokerto

Motif Koro Renteng

Filosofi dan Makna : Motif batik Koro Renteng memiliki filosofi kebersamaan, kesederhanaan, dan keberlanjutan. Nama ini berasal dari kata koro (biji atau polong) dan renteng (berjajar), melambangkan biji-bijian yang tersusun rapi sebagai simbol kerukunan dalam masyarakat. 

Ciri Khas Motif : Ciri khas motif batik Koro Renteng terletak pada pola berjajar yang menggambarkan biji atau polong yang tersusun rapi. 

Sejarah Motif : Motif ini berkembang sebagai simbol kerukunan dan kebersamaan, terinspirasi dari susunan biji koro atau polong yang berbaris rapi. Awalnya, motif ini banyak digunakan oleh masyarakat Jawa untuk menunjukkan nilai kesederhanaan dan harmoni dalam kehidupan sehari-hari. 

Batik Mojokerto

Motif Rawan Inggek

Filosofi dan Makna : Motif Rawan Inggek memiliki filosofi tentang ketahanan, ketekunan, dan kebijaksanaan dalam menghadapi tantangan hidup. “Rawan” berarti rapuh, sementara “inggek” mencerminkan gerakan lentur yang tetap teguh. 

Ciri Khas Motif : Ciri khas motif Rawan Inggek terletak pada pola halus yang menggambarkan ranting-ranting atau garis lengkung yang rapuh namun tetap fleksibel. 

Sejarah Motif : Motif batik Rawan Inggek berasal dari Mojokerto, sebuah daerah dengan tradisi batik yang kaya di Jawa Timur. Motif ini terinspirasi dari alam sekitar, khususnya bentuk ranting-ranting yang tampak rapuh namun lentur menghadapi angin. Pada masa lampau, motif ini sering digunakan oleh masyarakat lokal sebagai simbol ketahanan dan keindahan dalam kesederhanaan. 

Batik Mojokerto

Motif Matahari

Filosofi dan Makna : Motif batik Matahari melambangkan energi, cahaya, dan kehidupan. Matahari dianggap sebagai sumber kehidupan yang memberi terang dan kehangatan bagi seluruh alam. Dalam budaya Jawa, motif ini menggambarkan semangat, kekuatan, dan harapan yang terus menyinari kehidupan.

Ciri Khas Motif : Ciri khas motif batik Matahari terletak pada desain yang menggambarkan bentuk sinar matahari yang menyebar atau bulatan pusat dengan garis-garis melengkung atau tegak yang mengarah keluar. 

Sejarah Motif : Motif batik Matahari memiliki sejarah yang erat kaitannya dengan simbol kehidupan dan harapan dalam budaya Jawa. Sejak zaman dahulu, matahari dianggap sebagai sumber cahaya dan kehidupan, yang memberikan energi bagi alam semesta. 

 
Scroll to Top